Sabtu, 19 Maret 2016

Bolehkah Suami Istri Mandi Junub Bersama? Perhatikan Ini dulu!

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Bolehkah Suami Istri Mandi Junub Bersama? Perhatikan Ini dulu!

Bolehkah Suami Istri Mandi Junub Bersama? Perhatikan Ini dulu!

Islam mengajarkan segala sesuatunya dengan benar lengkap dan sempurna, tanpa menghalang-halangi kebenaran meski dengan alasan apapun. Karena hal ini sangat penting untuk diketahui.
Para pasutri jangan ragu untuk melakukan mandi junub bersama, sebagaimana hadits Rasulullah:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seorang perempuan mandi dari sisa laki-laki atau seorang laki-laki mandi dari sisa perempuan. Namun hendaklah mereka mandi berbarengan (lewat wadah yang sama).” (HR. Abu Daud no. 81 dan An Nasai no. 239. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).
Hadits ini memperlihatkan bahwa antara suami istri boleh memandang satu dan lainnya, tidak ada batasan aurat antara keduanya.
Hal ini berbeda dengan pendapat sebagian ulama yang mengatakan bahwa aurat antara suami istri adalah kemaluan, sehingga tidak boleh suami atau istri memandang kemaluan pasangannya. Ini adalah pendapat lemah dan terbantah dengan hadits di atas.
Satu hal lagi, larangan mandi dari sisa istri yang disebutkan dalam hadits di atas adalah larangan ta’dib, bimbingan untuk melakukan yang lebih baik. Jadi bukan maksudnya adalah larangan haram.
Karena dalam hadits lain disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dari sisa istrinya, seperti dari bekas mandi Maimunah.
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Sebagian istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mandi di satu wadah besar. Lalu datang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau mengambil air dari sisa mandi istrinya, atau beliau berkeinginan untuk mandi. Maka salah satu istrinya berkata, “Wahai Rasulullah, aku tadi junub (dan itu sisa mandiku, pen). Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda: Sesungguhnya air itu tidak terpengaruh oleh junub.”
(HR. Abu Daud no. 68, Tirmidzi no. 65, dan Ibnu Majah no. 370. Tirmidzi menshahihkan hadits ini).
Tentu saja, ada hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mandi bersama:
1. Tidak diketahui anak
Tentu akan bingung dan panjang dalam menjelaskan pada anak, mengapa orangtuanya mandi bersama.
Jika mandi junub dilakukan ketika anak sudah terlelap atau sedang tidak di rumah, akan lebih baik.
2. Tidak sampai mengganggu orang lain/ tetangga
Mandi bersama hingga riuh di dalam kamar mandi tentu kurang pas dilakukan jika rumah kita berdempetan dengan rumah tetangga.
Sehingga memungkinkan tetangga mengetahui aktivitas mandi bersama yang dilakukan pasutri.

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Pasangan Suami Istri di anggap Zina , apabila?

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Pasangan Suami Istri di anggap Zina , apabila?

Pasangan Suami Istri di anggap Zina , apabila?

Perkahwinan seumpama ini, Hari ini memang tersangat biasa kerana keluarga biasanya memilih jalan untuk menutup malu. Bila dapat tahu anak “pregnant luar nikah”, cepat cepat dikahwinkan.
Berdasarkan kenyataan tersebut, nikah itu TIDAK SAH, maka pasangan itu kelak hidup dalam zina sampai bila-bila… Persoalan ini telah diajukan kepada seorang Imam, di mana banyak persoalan lain timbul dari persoalan pokok tersebut. Saya kongsikan bersama anda di sini kerana ianya amat penting:
Pasangan suami isteri dianggap berzina sepanjang perkahwinan mereka jika…
Soalan 1: Apakah langkah yang sewajarnya sekiranya seorang gadis belum berkahwin didapati hamil anak luar nikah?
Gadis itu tidak boleh berkahwin sehingga bayi itu dilahirkan.
Soalan 2 : Sekiranya lelaki yang bertanggungjawab itu bersedia mengahwini gadis itu, bolehkah mereka bernikah?
Tidak. Mereka tidak boleh bernikah sehingga bayi itu dilahirkan.
Soalan 3 : Adakah pernikahan itu sah sekiranya mereka berkawin?
Tidak. Pernikahan itu TIDAK SAH. Seorang lelaki tidak boleh mengahwini seorang wanita hamil, walaupun lelaki itu merupakan ayah kepada bayi yang dikandung itu.
Soalan 4 : Sekiranya mereka bernikah, apakah tindakan mereka untuk memperbetulkan keadaan?
Mereka mesti berpisah. Perempuan itu mestilah menunggu sehingga melahirkan, atau sehingga sah dia tidak mengandung, barulah mereka boleh bernikah sekali lagi,secara sah.
Soalan 5 : Bagaimana sekiranya keadaan itu tidak diperbetulkan?
Maka mereka akan hidup di dalam zina kerana pernikahan itu tidak sah.
Soalan 6 : Apakah hak seorang anak luar nikah?
Kebanyakan pendapat mengatakan bahawa anak itu TIADA HAK untuk menuntut apa-apa daripada ayahnya.
Soalan 7 : Sekiranya hukum mengatakan lelaki itu bukan ayah kepada anak tersebut, adakah itu bermakna dia bukan mahram kepada anak perempuannya sendiri?
Ya. Dia tidak boleh menjadi mahram.
Soalan 8 : Sekiranya seorang lelaki Muslim Dan seorang wanita Muslim (atau bukan Muslim) ingin bernikah setelah bersekedudukan, apakah tindakan yang sewajarnya?
Mereka mesti tinggal berasingan segera Dan menunggu sehingga perempuan itu haid satu kali sebelum mereka boleh bernikah.
Soalan 9 : Sekiranya saya kenal/tahu seseorang di dalam keadaan ini, apakah saya perlu memberitahu kepadanya, atau lebih baik menjaga tepi kain sendiri?
Anda wajib memberitahu, kerana itu sebahagian tanggungjawab anda sebagai saudaranya. Mereka harus diberi peluang untuk memperbetulkan keadaan mereka, kalau tidak semua keturunan yang lahir dari pernikahan tidak sah itu adalah anak-anak yang tidak sah taraf.
Kesimpulannya: Ibu bapa, saudaramara, org2 kampung, tok2 imam, tok2 kadi Dan saksi-saksi yang tahu akan keadaan tersebut tetapi mendiamkan, membiarkan atau membenarkan perkahwinan tersebut diteruskan maka mereka juga tidak terlepas daripada menanggung azab dan seksaan samada didunia atau pun diakhirat…
Tolong jangan abaikan text ini. Ini merupakan satu perkara yang serius. Jadi, fahami dan dalami betul-betul dan bincanglah dengan Imam/ustaz sekiranya perlu.
Mafhumnya: Katakanlah: ‘Sesungguhnya sembahyangku Dan ibadatku, hidupku Dan matiku, hanyalah untuk Allah Tuhan yang memelihara Dan mentadbirkan sekalian alam.

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Banyak Bersyukurlah Istri Pada Suami

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Banyak Bersyukurlah Istri Pada Suami

Banyak Bersyukurlah Istri Pada Suami


Rasulullah telah mengabarkan bahwa wanita-wanita yang kufur pada suaminya akan menempati neraka. Naudzubillah min dzalik.
“Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari ini. Dan aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.”
Mereka bertanya, “Kenapa para wanita menjadi mayoritas penghuni neraka, ya Rasulullah?”
Beliau menjawab, “Disebabkan kekufuran mereka.”
Ada yang bertanya kepada beliau, “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?”
Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu’.” (HR. Bukhari no. 5197 dan Muslim no. 907)
Lalu bagaimana cara bersyukur pada suami? Berikut ini ada beberapa cara sederhana mensyukuri apapun yang suami berikan pada kita:
1. Setiap bangun pagi, kecuplah pipi atau kening suami dengan senyuman
Mengecup suami bukanlah pekerjaan berat. Tambahkan dengan senyuman, akan menjadi pembakar semangat pagi agar suami lebih optimis di hari itu.
2. Setiap usai shalat, minta ridho suami dan cium tangannya
Sesungguhnya wanita yang diridhoi suaminya in syaa Allah akan masuk surga. Maka, kunci surga salah satunya ada pada tangan suami kita. Mintalah selalu keridhoannya dalam suka maupun duka.
3. Setiap suami memberikan uang bulanan atau uang tambahan belanja, beri senyum ceria dan berterimakasihlah
Jangan langsung menekuk muka dan menyembur, “Apaan nih? Sedikit amat sih Mas! Mana cukup untuk sebulan!”
Yang membuat cukup atau tidak adalah kebarokahan uang tersebut. Ketika istri menerima pemberian suami dengan ngedumel, justru makin mempersempit keberkahan. Maka bersyukur terlebih dahulu, kalau mau protes, setelah berterimakasih. Itupun dengan bahasa yang santun.
“Alhamdulillah, makasih ya Mas. Mudah-mudahan bulan depan bisa kasih uang belanja lebih banyak. Atau Mas dapat job lain yang untungnya lumayan.”
Sesungguhnya kesyukuran dan doa istri akan menjadi penyemangat suami.
4. Setiap suami pulang kerja, sambut dengan ceria dan penampilan terbaik
Senyuman di ambang pintu, minuman hangat, pijatan di kaki, dan parfum di badan akan membuat suami nyama dan betah untuk pulang lebih cepat.
Demikianlah, semoga kita mampu menjadi istri yang pandai bersyukur pada Allah dan juga pada suami.


Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Wahai Suami Ketahuilah! Kecantikan Istri Adalah Tanggung Jawabmu

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Wahai Suami Ketahuilah! Kecantikan Istri Adalah Tanggung Jawabmu

Wahai Suami Ketahuilah! Kecantikan Istri Adalah Tanggung Jawabmu


banyak wanita yang ingin langsing, kulit putih dan cantik, supaya suami nya tetap mencintai dan sayang pada dia. Dan banyak wanita berusaha mati-matian untuk tetap membahagiakan suami dengan membuat dirinya tampil menarik di mata suami. Tapi perlukah itu semua? adilkah suami hanya melihat istri dari tampilan fisik mereka saja? Dibawah ini adalah penjelasan mengapa kecantikan istri adalah tanggungjawab suami menurut dr. Wahyu Triasmara
Pertama, bisa anda bayangkan tugas istri mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi selalu diisi dengan beragam kegiatan rumah tangga. Mereka harus bangun pagi menyiapkan makan buat suami dan anak-anak mereka, belum lagi membersihkan rumah, mencuci dan merapikan pakaian, bisa dibayangkan bahkan untuk merawat diri mereka sendiri aja udah tak ada waktu? lalu masihkah suami menuntut istri untuk membuat diri mereka menarik dengan ketiadaan waktu untuk mengurus diri mereka sendiri?
Kedua, berapa uang yang suami berikan pada istri supaya diri mereka bisa tampil menarik di mata suami? apakah tampil menarik hanya cukup dengan rajin mandi saja? tidak bukan? istri perlu memakai kosmetik, wewangian, baju dan perhiasan yang menarik supaya diri mereka tampil baik & menarik di hadapan suami mereka. Lalu apa suami sudah memberikan Uang yang layak pada istri hingga mereka bisa mencukupi semua kebutuhan itu? bahkan terkadang untuk kebutuhan sehari-hari saja istri harus pandai-panda untuk bisa mengatur pengeluaran dari minimnya uang yang diberikan suami.
Ketiga, tampil menarik itu ternyata tak cukup hanya terlihat bagus secara fisik saja. Cantik sesungguhnya terpancar dari dalam. Mudahnya menjadi wanita yang cantik luar dalam hanya dengan berusaha menjadi wanita dan istri yang solehah, Lalu bagaimana seorang wanita bisa menjadi istri solehah, padahal suami mereka sendiri belum bisa jadi imam yang baik bagi keluarga? lalu bagaimana mungkin dia bisa memimpin dan menjadi contoh tauladan bagi istri dan anak mereka?
Ke empat, anda ingin istri selalu menarik dihadapan para suami? anda ingin istri tampak selalu langsing seperti saat remaja? ketahuilah karena pengaruh kehamilan dan hormon, wanita memang lebih sulit untuk menurunkan kembali berat badan mereka seperti sedia kala. Namun cobalah untuk melihat dari sisi lain, kembalilah bersyukur telah memiliki istri dan anak yang susah payah dilahirkan dari rahim istri anda dengan bertaruh nyawa. Coba bayangkan bagaimana istri menahan kesakitan dan kehilangan banyak darah ketika melahirkan. Itu semua tak lain dan tak bukan demi utk membahagiakan anda.
Yang terakhir, benar apa adanya jika rumput tetangga memang lebih hijau dari rumah kita. Namun percayalah hijaunya rumput tetangga belum tentu lebih menyejukkan dibandingkan dengan rumah kita. Ketika anda sudah memilih seorang wanita menjadi pendamping anda yakinlah bahwa dia adalah belahan hati yang akan menemani anda utk selamanya.
Sekarang janganlah banyak menuntut pada penampilan istri anda apa lagi ketika anda sendiri tak mampu berbuat banyak untuk membantu mewujudkan apa yang anda idamkan untuk membuat istri anda kembali menarik seperti saat usianya belia dahulu. Jadilah setia bukan karena apa yang tampak pada istri anda, tapi muliakan mereka atas apa yang sudah mereka lakukan untuk anda dan keluarga. Sejatinya para wanita ingin sekali tampil menarik didepan suami mereka tapi banyak keterbatasan yang membuat mereka tak bisa,

Percayalah bahwa kecantikan itu niscaya akan luntur, karena manusia pasti akan menua. Tapi ketika anda tulus mencintai dan memuliakan istri anda, tak peduli istri gemuk, kurus, hitam, atau mungkin tak menarik dimata orang lain, tapi anda tak pernah ragu untuk memeluk dan mencium mereka, menggandeng tangannya ketika berjalan, merasa bangga memiliki dan mencintainya dengan tulus untuk selamanya


Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Apakah Suami Istri Kembali Bersatu Di Surga?

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Apakah Suami Istri Kembali Bersatu Di Surga?

Apakah Suami Istri Kembali Bersatu Di Surga?


1.       Benar. Seorang istri akan bersatu kembali dengan suaminya di surga kelak bahkan bersama-sama anak keturunannya baik laki-laki dan perempuan selama mereka beragama Isalam (mentauhidkan Allah -pen). Hal ini didasarkan pada firman Allah Ta’ala :
والذين آمنوا واتبعتهم ذريتهم بإيمان ألحقنا بهم ذريتهم وما ألتناهم من عملهم من شيء
” Dan orang-orang beriman, berserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan. Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga) dan kami tidak mengurangi sedkitpun pahala amal (kebajikan) mereka.” (QS. Ath Thur: 21).
2.       Kita sedikitpun tidak akan mengira ketika ada orang yang Allah masukkan ke dalam surga, Allah hilangkan sifat kebencian dari hatinya, kemudian dia lebih memilih berpisah daripada bersatu kembali.
3.       Bila wanita tersebut belum pernah menikah di dunia maka Allah akan menikahkannya dengan laki-laki yang sangat dia cintai di surge karena di dalam surga tidak ada orang yang melajang. Demikian nukilan dari Majmu’ Fatawa Ibni  ‘Utsaimin (2/53).




Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!